Bahasa

10 Tips Untuk Mendapatkan Performa Terbaik dari Tim Jarak Jauh Anda

Blog Intro: 

Dalam era digital seperti saat ini, makin banyak perusahaan yang terbuka untuk bekerja dengan anggota tim dari luar negeri. Anda mungkin berpikir bahwa itu akan menjadi hal yang mudah dengan luasnya koneksi internet saat ini, namun kenyataannya bisa jadi lebih rumit dari apa yang Anda bayangkan.

 

Blog Date: 
Kamis, Oktober 19, 2017 - 15
Blog Detail Text: 

Webkos telah bekerja sama dengan beberapa digital agency dari luar negeri; menawarkan sumber daya dari project manager, designer, developer, hingga staff data entri. Berdasarkan riset dan pengalaman kami, berikut 10  tips agar Anda dapat mendapatkan yang terbaik dari tim jarak jauh Anda. 

 

1. Perkenalkan mereka pada playbook perusahaan anda
Sebuah playbook perusahaan sangat penting untuk anggota tim anda, di manapun lokasi mereka. Walaupun akan lebih mudah untuk menginformasikan proses dan prosedur perusahaan ke anggota tim baru dengan sesi induction, hal tersebut akan lebih sulit dilakukan untuk anggota tim yang bekerja secara remote. Sebuah buku pegangan yang dapat diakses oleh seluruh anggota tim dari manapun dapat membantu anda mengarahkan mereka kepada “apa” dan “bagaimana” dari perusahaan anda dan mereka dapat melihat kembali ke dokumentasi tersebut saat mereka perlu untuk memahami peraturan perusahaan. 
 
2. Buat mereka merasa sebagai bagian dari tim anda
Tim yang bekerja secara remote dapat merasa bahwa mereka bekerja sendiri - jarak dan perbedaan zona waktu memiliki kontribusi untuk kecenderungan ini. Sangat penting untuk memperkenalkan mereka kepada tim anda yang berada di kantor. Ketika mereka merasa disambut dan diterima oleh tim dapat meningkatkan rasa memiliki mereka terhadap perusahaan anda. Mereka perlu dilibatkan melalui video call dalam meeting tim dan sesi rutin perlu diadakan untuk berbagi ide. 

3. Percaya pada tim anda
Ketika bekerja dengan tim jarak jauh, sangat mudah untuk menjadi curiga terhadap anggota tim anda. Anda tidak dapat melihat mereka bekerja, dan mungkin anda akan bertanya-tanya apakah mereka benar-benar bekerja sejumlah jam yang mereka laporkan? Walaupun ada kemungkinan seseorang akan berlaku demikian, masih ada banyak orang jujur di dunia ini, dan semoga proses rekrutmen dan insting anda membantu dalam memilih orang yang tepat. Percayalah pada diri anda sendiri dan pada tim anda; daripada menjadi curiga, pelajari hasil kerja mereka. Jika anda merasa jumlah pekerjaan yang dihasilkan tidak sesuai dengan waktu yang dihabiskan, jadwalkan komunikasi dengan mereka untuk memahami kesulitan yang mereka hadapi dan bantu mereka menghadapinya.

4. Sinkronisasi secara berkala
Memiliki beberapa anggota tim bekerja dalam satu proyek secara bersamaan dapat menjadi hal yang rumit ketika seluruh tim bekerja dalam satu lokasi, apalagi ketika mereka bekerja dari berbagai lokasi yang berbeda. Jadwalkan dan jalankan sinkronisasi secara rutin untuk menjaga seluruh anggota proyek up to date tentang proyek tersebut, di mana posisi saat ini, dan ke mana tujuan berikutnya. Sangat disarankan menggunakan collaboration tool untuk membantu mereka berkomunikasi secara real time.

5. Adakan sesi komunikasi yang tidak terkait pekerjaan
Terus menerus bekerja tanpa bermain akan menjadikan hari yang membosankan. Hal ini sangat berlaku untuk staf baik yang ada di kantor maupun yang bekerja secara remote. Semua orang membutuhkan sarana untuk melepaskan stres mereka sesekali. Gunakan collaboration tools anda untuk membuat sebuah channel khusus untuk percakapan acak dan tidak terkait pekerjaan bagi anggota tim untuk berpartisipasi. 

6. Ciptakan buddy-program
Jika anggota tim remote anda termasuk baru dalam lingkungan pekerjaan, mereka akan membutuhkan arahan dari anggota tim lainnya yang lebih senior untuk membantu mereka dalam pekerjaan, dan juga untuk mempermudah mereka memahami cara kerja perusahaan. Ciptakan buddy program antara anggota tim remote dan staf yang berada di kantor. Hal ini akan membantu anggota tim remote untuk memahami culture perusahaan dengan lebih cepat dan membangun ikatan mereka dengan staf yang lain.

7. Implementasikan prosedur change management yang baik
Dalam bisnis digital agency, sebuah proyek pengembangan dapat dikerjakan oleh lebih dari satu developer. Risiko pekerjaan seorang developer tertimpa oleh developer lain cukup tinggi ketika anda tidak menerapkan prosedur change management yang baik. Tunjuk seorang anggota tim senior sebagai Release Manager yang bertugas melakukan code review dan deployment ke situs demo untuk mengurangi risiko situs demo menjadi rusak karena kesalahan developer. Terutama ketika anda bekerja dengan anggota tim remote yang tidak bisa dengan mudah menghampiri anggota tim yang lain untuk bertanya. 

8. Gunakan software Project Management
Cukup banyak sistem Project Management tersedia di luar sana. Pilih satu yang membantu anda mengatur jadwal tim, data proyek, komunikasi, dan workflow dalam sebuah sistem. Pastikan semua orang dalam tim anda menggunakannya untuk menjaga semua orang berada dipemahaman yang sama dan menghindari repotnya mencari komunikasi proyek dari tahun lalu di timbunan email anda.

9. Pengakuan dan Penghargaan
Ketika sebuah proyek besar selesai, waktunya untuk merayakan - jangan lupakan anggota tim remote anda. Beri pengakuan terhadap kontribusi mereka dan beri mereka penghargaan untuk menunjukkan bahwa anda menghargai mereka sebagai bagian dari tim. Namun, tidak perlu menunggu sampai akhir proyek - menerima hal kecil seperti kartu ucapan terima kasih akan membawa perbedaan di hari seseorang, meningkatkan moral dan energi mereka untuk memberikan hasil yang lebih baik.

10. Temui secara langsung
Anda mungkin berkomunikasi secara rutin via chat dan video call dengan mereka, namun tidak ada cara yang lebih baik untuk mengenal seseorang sampai anda bertemu langsung dengan mereka. Coba jadwalkan perjalanan rutin untuk mengunjungi anggota tim remote anda, atau mungkin lebih baik lagi, berikan mereka tiket perjalanan untuk mengunjungi kantor anda. Hal ini merupakan cara yang efektif bagi kedua belah pihak untuk merasakan kebudayaan pihak lain - dan anda akan menemukan cara yang lebih baik untuk berkolaborasi.

Section before footer ID

Ingin mengetahui lebih lanjut?

Hubungi tim ahli kami untuk membicarakan kebutuhan Anda.